Gubernur Buka Sosialisasi Pendataan Keluarga, Harapkan Berjalan Lancar dan Sukses

img

(H Isran Noor)

SAMARINDA-Gubernur Provinsi Kaltim H Isran Noor  secara resmi membuka acara sosialisasi pendataan keluarga (PK)  tahun 2021 dan Penggerakan tenaga lapangan dalam pelaksansaan  program bangga kencana Provinsi Kaltim  tahun 2021, yang dilaksanakan  secara virtual di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (9/3/2021).

Isran Noor  mengatakan pendataan keluarga bertujuan  untuk menghasilkan data yang akurat, valid, relevan dan dapat dipertanggungjawabkan  melalui proses pengumpulan, pengelolan, penyajian, penyimpanan, serta memanfaatkan data dan informasi kependudukan  dan keluarga.

“Saya harapkan pendataan keluarga yang akan dilaksanakan  mulai tanggal 1 April sampai 31 Mei 2021 dapat berjalan lancar dan sukses.  Dengan  menargetkan pendataan keluarga sebanyak 1.088.791 KK, yang didukung  oleh 11.753 orang kader pendatayang tersebar di seluruh wilayah Kaltim,” kata Isran Noor.

Isran Noor  juga mengharapkan pendataan keluarga  ini akan  mampu memetakan kondisi sumber daya manusia (SDM) Provinsi Kaltim secara lebih konprehensif dan memberi solusi karena ditopang  oleh variable  data kependudukan, data keluarga berencana, data pembangunan keluarga yang memetakan tingkat kesejahteraan  keluarga, baik sandang pangan pangan sampai tingkat pendidikan, serta keluarga berisiko stunting.

Selain itu, Isran Noor   berpesan  kepada seluruh camat dan  lurah untuk memastikan seluruh keluarga di wilayah masing-masing,  terdata  dengan lengkap dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dan  mulai sekarang, segera lakukan komunikasi dan pemantauan kepada pengelola pendataan keluarga.

“Selalu memantau Posko pendataan keluarga tahun 2021 yang ada diwilayah  kerjanya, sehingga kegiatan ini  dapat berjalan sesuai dengan tugas dan fungsinya agar pelaksanaan pendataan keluarga ini dapat tersosialisasikan dengan baik,” pesan Isran Noor

Sebelumnya Kepala BKKBN Provinsi Kaltim  H Muhammad Edi Muin melaporkan tujuan pelaksanaan sosialisasi ini   bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman  bagi pemangku kepentingan (camat /lurah/ kepala desa)  tentang  pendataan keluarga  tahun 2021,  maupun penggerakan tenaga lini lapangan (penyuluh KB/PLKB). Termasuk  dalam pelaksanaan program bangga kencana diwilayah masing-masing.

“Kegiatan ini, dilaksanakan  dengan menggunakan metode hybrid meeting, yaitu mengkomninasikan  pertemuan secara offline dan online/virtual, dan ini kami laksanakan  guna memanimalisir dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Muhammad Edi Muin.(mar/poskotakaltimnews,com)